Dalam ekonomi digital, data dan informasi memegang peranan penting dalam meningkatkan value pelaku bisnis. Tak heran muncul istilah “Data is a New Oil”, yang memiliki arti bahwa data sangat berharga dan nilainya terus meningkat saat dikumpulkan secara lengkap dan akurat, terhubung, dan relevan dengan dengan data lainnya dan digunakan pada saat yang tepat.
Tingginya nilai dari data dan informasi tersebut, menyebabkan perusahaan memperlakukannya sebagai valuable assets yang harus dijaga dengan baik. Seiring meningkatnya digitalisasi, data center menjadi area yang jauh lebih strategis, tidak hanya dalam lingkup IT management, namun melingkupi bisnis secara keseluruhan. Lebih jauh, data center menjadi tulang punggung digitalisasi perusahaan, membantu mengamankan kesuksesan jangka panjang serta memberikan dampak langsung pada biaya dan pendapatan.
Menurut survey yang dilakukan IDC pada tahun 2020 terhadap 100 penyedia layanan internet (ISP) yang tersebar di 20 kota besar di Indonesia, setidaknya ada 4 hal yang menjadi perhatian dalam memilih data center, yaitu harga; produk, layanan dan solusi yang ditawarkan; value added services; dan wide coverage.
