Sementara itu, Mendikbud Nadiem mengatakan, pihaknya mengapresiasi pemerintah kota Balikpapan yang telah memprioritaskan vaksinasi bagi PTK.
“Langkah pemerintah kota Balikpapan untuk memberikan vaksinasi bagi PTK jenjang PAUD, TK, SLB dan SD sangatlah tepat. Sebab, murid-murid jenjang tersebutlah yang paling sulit melakukan pembelajaran jarak jauh (PJJ) selama pandemi,” ujar Mendikbud Nadiem, selepas kegiatan.
Menurutnya, setelah guru-guru mendapat vaksinasi Covid-19, maka PTM terbatas bisa segera dilakukan.
“Tidak perlu menunggu sampai bulan Juli,” jelas Mendikbud Nadiem.
Terkait PTM terbatas, sejak Desember tahun 2020, Pemkot Balikpapan telah melakukan uji coba PTM di 70 sekolah. Untuk PTM terbatas, Pemkot Balikpapan sudah siap. Tinggal jumlah gurunya yang harus lebih banyak divaksinasi.
Karena itu, Mendikbud Nadiem berharap dengan divaksinasinya PTK kota Balikpapan secara lengkap, satuan pendidikan dapat segera memberikan opsi PTM terbatas. Sesuai dengan SKB Empat Menteri. “Tidak perlu menunggu tahun ajaran baru untuk memulai PTM terbatas,” jelasnya.
