Selama di Jakarta, Bude Jo banyak belajar tentang memilah sampah, cara membuang sampah masker, bank sampah, budaya 3R (Reduce, Recycle, Reuse), daur ulang sampah menjadi barang kerajinan, hingga aspek circular economy yang menampilkan sosok wirausaha Wilda Yanti, pemilik perusahaan pengolahan sampah.
Direktur Jenderal PSLB3, Rosa Vivien Ratnawati menerangkan bahwa pembuatan film ini dilatarbelakangi adanya permasalahan sampah di Indonesia saat ini, jumlah timbulan sampah yang sangat besar, sekitar 67,8 juta ton pada 2020. Jumlah tersebut akan terus bertambah seiring pertumbuhan jumlah penduduk dan kesejahteraan masyarakat.
Berdasarkan hasil survei “Perilaku Ketidakpedulian Lingkungan Hidup” yang dikeluarkan Badan Pusat Statistik (BPS) pada 2018, memperlihatkan bahwa sekitar 72 persen masyarakat Indonesia masih tidak peduli dengan masalah sampah. Vivien menekankan apabila kondisi ini tidak segera diantisipasi, KLHK memperkirakan total timbunan sampah akan terus bertambah dan beban pengelolaan semakin berat. Berangkat dari situasi tersebut, Ditjen PSLB3 KLHK melihat pentingnya sebuah kampanye penyadartahuan yang dapat menjangkau semua orang, dengan mengedukasi masyarakat untuk mengurangi dan mengelola sampah di lingkungannya.
