Salat Id ini juga bukan yang pertama kalinya diadakan di Pelatnas PBSI. Tahun lalu, saat awal pandemi Covid-19, PBSI pun melaksanakan salat Id untuk kalangan internal Pelatnas Cipayung.
“Seperti tahun lalu juga begitu, kita melaksanakannya di sini. Tetapi dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. Semua memakai masker, diperiksa suhu tubuhnya, dan berjarak,” sebut Edi.
“Selamat Idul Fitri 1 Syawal 1442 Hijriah, mohon maaf lahir dan batin. Semoga kita semua diberikan kesuksesan dari Allah subhanahu wa ta’ala. Terutama atlet-atlet kita yang akan menghadapi Olimpiade di Tokyo. Mudah-mudahan berhasil mempersembahkan medali bagi bangsa dan negara ini,” Edi menuturkan harapannya.
Bagi Shesar Hiren Rhustavito, ini merupakan Idul Fitri ketiga kalinya dia berada di pelatnas. Selain karena pandemi Covid-19, atlet tunggal putra ini juga menjadi salah satu wakil yang akan bertanding di turnamen bulutangkis Spain Master pada 18-23 Mei mendatang.
“Ini Idul Fitri ketiga kalinya saya merayakan di Pelatnas Cipayung dan tidak pulang ke rumah. Sedih sih pastinya, sudah tiga tahun tidak bisa merayakan dan kumpul bareng keluarga, kangen juga,” ungkap atlet kelahiran 3 Maret 1994 ini.
