Ipol.idIpol.id
Aa
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Reading: Andreas Longping
Share
Ipol.idIpol.id
Aa
Cari berita disini...
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Follow US
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Ipol.id > Disway > Andreas Longping
DiswayHeadline

Andreas Longping

Timur
Timur Published 26 May 2021, 06:12
Share
5 Min Read
disway
SHARE

Kelaparan itu sendiri sebagai hasil program ”lompatan ke depan” yang salah. Yang dilancarkan Pak Ketua Mao Zedong.

Tapi Mao sendiri melemparkan kesalahan itu pada kaum borjuis dan intelektual. Maka, untuk mengatasi kelaparan itu, Mao melancarkan revolusi kebudayaan. Semua orang kaya dan intelektual dipaksa ke desa. Bekerja di sawah. Yang menentang dikerangkeng. Termasuk Deng Xiaoping. Yang dipaksa bekerja sendirian di bengkel di desa dekat Nanchang. Tempat pembuangan Deng ini sekarang jadi museum. Bagus sekali untuk dilihat. Terutama bagi politisi yang lagi merasa disingkirkan.

Prof Yuan waktu itu berumur 34 tahun. Ia melihat kelaparan yang begitu hebat. Ia mengalami sendiri. Lalu berpikir bagaimana bisa mengatasi kelaparan itu.

Prof Yuan berhasil menemukan bibit unggul telo (sweet potato). Tapi telo dianggap bukan makanan pokok. Maka Yuan mengalihkan penelitiannya ke padi. Ditemukanlah padi hibrida pertama di dunia.

Baca Juga

Dahlan Iskan
Dahlan Iskan: Ketum PWI Persatuan Sebaiknya Tokoh Netral
Super! Bank Mandiri Bawa Solusi Perbankan Digital dan Reward Menarik bagi Diaspora di Houston AS
BRICS vs OECD: Indonesia Pilih yang Mana?

Ketika Mao jatuh dan Deng Xiaoping naik padi hibrida temuan Yuan dijadikan fokus mengatasi kekurangan pangan. Akhirnya Tiongkok swasembada beras.

Previous Page12345Next Page
GN

Follow Akun Google News Ipol.id

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami
TAGGED: Andreas Longping, Dahlan Iskan, disway.id, houston, USA
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram Copy Link
Previous Article DXO Tes DxOMark Beberkan Kamera Redmi Note 10 Pro Tak Lebih Buruk dari iPhone XS Max
Next Article insiden persija Terkait Izin Liga 1, Polri: Jangan Ada Kerumunan Suporter Lagi

TERPOPULER

TERPOPULER
kereta api
Jakarta Raya

Viral! Pasangan Diduga Lakukan Aksi Asusila di Jalur Rel Jatinegara

HeadlineOlahraga
Hajar Al Shabab dengan skor 4-2 di King Fahd Stadium, Ronaldo Bawa Al Nassr Selangkah Lagi Juara Liga Saudi
08 May 2026, 06:19
Jabodetabek
Info Lokasi SIM Keliling Depok Hari Ini Jumat 8 Mei 2026
08 May 2026, 06:27
Nusantara
Kunjungi Kampung Nelayan di Banyu Asin, Menko Polkam Tegaskan Negara Bekerja Keras Sejahterakan Rakyat
07 May 2026, 21:45
Headline
Jemaah Dilarang City Tour Sebelum Puncak Haji, Kemenhaj: Simpan Tenaga untuk Armuzna
07 May 2026, 22:15
Ipol.idIpol.id
Follow US

IPOL.ID telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor 1084/DP-Verifikasi/K/IV/2023
https://dewanpers.or.id/data/perusahaanpers

Copyright © IPOL.ID. All Rights Reserved.

  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Logo Ipol.id Logo Ipol.id
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?