Di kesempatan yang sama, pihak CCAI pun mengungkapkan apresiasinya atas dukungan penuh pemerintah. Sebagai mitra kerja yang sinergis, Dinas ESDM Provinsi Jabar senantiasa membantu perusahaan mewujudkan komitmen-komitmen keberlanjutannya.
“Sejak lama, Dinas ESDM merupakan mitra kerja yang sangat penting bagi CCAI. Tanpa adanya dukungan dari dinas, akan sulit bagi kami untuk dapat mencapai titik seperti saat ini,” ujar Delijal, Plant Operation Manager CCAI.
Secara khusus, kunjungan ini juga dimanfaatkan Dinas ESDM untuk mengetahui bagaimana proses pemasangan PLTS, jumlah investasi, serta kendala-kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan pembangunan proyek tersebut.
Pada bulan September tahun 2020, PLTS seluas 72.000 meter persegi diresmikan di fasilitas pabrik CCAI di Cikarang Barat. Dengan nilai investasi sebesar USD5,8 juta (87 milyar rupiah), fasilitas ini menjadi atap panel surya terbesar yang dipasang di fasilitas produksi kedua di Asia Pasifik dan keempat di dunia.
Panel surya ini dapat menghasilkan 9,6 juta kWh listrik per tahun, jumlah yang dibutuhkan untuk dapat mengurangi emisi karbon sebesar 8,9 juta kilogram per tahun. Inisiatif ini merupakan bagian dari komitmen Coca-Cola Amatil secara grup dalam mendukung komitmen pemerintah untuk mengurangi dampak pemanasan global dan emisi dengan cara pemenuhan minimal 60 persen energi perusahaan berasal dari sumber energi terbarukan dan rendah emisi.
