Bagi Israel, penargetan Tel Aviv dan Yerusalem menjadi tantangan baru dalam konfrontasi dengan Hamas, yang dianggap sebagai kelompok teroris oleh Israel dan AS.
Sebuah sumber di pihak Palestina mengatakan upaya gencatan senjata oleh Mesir, Qatar, dan Perserikatan Bangsa-Bangsa tidak menghasilkan kemajuan untuk mengakhiri kekerasan.
Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken menelepon Presiden Palestina Mahmoud Abbas dan mengatakan Washington “mengerahkan upaya dengan semua pihak terkait untuk mencapai ketenangan,” demikian dilaporkan kantor berita resmi Palestina WAFA.
Abbas adalah saingan Hamas yang otoritasnya terbatas pada Tepi Barat yang diduduki Israel.
Pertempuran itu juga memicu perselisihan di Israel, tempat beberapa minoritas Arab melancarkan protes kekerasan pro Palestina. (wsa)
