Ipol.idIpol.id
Aa
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Reading: Setelah Dicoba Soimah
Share
Ipol.idIpol.id
Aa
Cari berita disini...
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Follow US
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Ipol.id > Disway > Setelah Dicoba Soimah
Disway

Setelah Dicoba Soimah

Pak We
Pak We Published 16 May 2021, 05:40
Share
8 Min Read
disway
SHARE

Suami Fatia memang, juga, kelahiran Jogja. Anda sudah tahu siapa beliau: Hersri Setiawan. Kini 85 tahun.

Beliau adalah seniman, penulis, dan aktivis kebudayaan. Hersri sembilan tahun ditahan di Pulau Buru —bersama, antara lain, sastrawan Pramoedya Ananta Toer. Tanpa diadili.

Hersri dianggap terlibat pemberontakan G-30-S/PKI. Ia adalah ketua Lekra Jateng —lembaga kebudayaan yang berafiliasi ke Partai Komunis Indonesia.

Tidak lama setelah keluar dari Pulau Buru, Hersri hidup di Belanda. Sendirian. Istri Hersri sudah meninggal 18 tahun sebelumnya. Saat itu Fatia juga lagi kuliah di Belanda. Keduanya kemudian menikah di masjid di Amsterdam.
Hersri melahirkan banyak karya tulis. Termasuk yang terkenal berjudul Negara Madiun?.

Baca Juga

Dahlan Iskan
Dahlan Iskan: Ketum PWI Persatuan Sebaiknya Tokoh Netral
Jawa Pos Gugat Mantan Wartawan dan Dahlan Iskan, Buntut Kasus Saham Karyawan dan Yayasan Pena Jepe Sejahtera
Kasus Penggelapan Saham Jawa Pos, 4 Redaktur Senior Beri Kesaksian di Polda Jatim

Dengan latar belakang seperti itu, Fatia memang tidak lagi takut apa pun. Ia akan terus memperjuangkan korban kekerasan Mei 98 dan kekerasan mana pun terhadap perempuan. Termasuk kekerasan serupa terhadap wanita Aceh, Timtim, dan Papua.

Tapi, yang dilakukan Harjanto di Semarang agak berbeda. Lewat rujak pare dan sambal jombrangnya itu.
“Realistis saja, sulit untuk mendapat pengakuan pemerintah soal kebenaran Mei 98. Yang seperti itu tidak hanya di Indonesia. Pun di Amerika,” ujar Harjanto.

Previous Page1234567Next Page
GN

Follow Akun Google News Ipol.id

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami
TAGGED: Dahlan Iskan, disway
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram Copy Link
Previous Article WhatsApp Image 2021 05 16 at 12.08.05 AM Satu Gol ke Gawang Freiburg, Cukup Bagi Lewandowski Samai Rekor Gerd Mueller
Next Article 20210516 leicester e1621118697590 Bikin Chelsea Menderita, Leicester Juara Piala FA

TERPOPULER

TERPOPULER
AGI
Ekonomi

Siap-Siap Jadi Miliarder! Pengundian BAGI HOKI 2026 Periode 1 Segera Digelar

Gaya hidup
Dari Western Hingga Asia, Nikmati Eksplorasi Rasa di BUNK Lounge & Bar
21 May 2026, 01:11
Hukum
Diduga Terlibat Kongkalikong Aset Pemkab Kutai Timur, KPK Didesak Periksa Pengusaha Ini
20 May 2026, 19:25
Jakarta Raya
Legislator PKB di Kebon Sirih Minta Pemprov Antisipasi Larangan Sampah DKI Dibuang Ke Bantargebang
20 May 2026, 22:26
Headline
Pertalite untuk Mobil di Atas 1.400 CC Bakal Dibatasi? Ini Penjelasan Pertamina
21 May 2026, 10:01
Ipol.idIpol.id
Follow US

IPOL.ID telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor 1084/DP-Verifikasi/K/IV/2023
https://dewanpers.or.id/data/perusahaanpers

Copyright © IPOL.ID. All Rights Reserved.

  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Logo Ipol.id Logo Ipol.id
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?