“Beruntung tadi pelatih kami (Aryono) coba berdiskusi dengan dia dan ada referee juga mendampingi di gim selanjutnya. Setelah itu kami tidak difault lagi,” tambah Yeremia.
“Akhirnya permainan kami bisa lebih enak dengan menerapkan pola menyerang dan beradu bola depan seperti instruksi pelatih,” jelas pemain kelahiran Depok, 15 Oktober 1999 itu.
Ditanya mengenai target, Pramudya/Yeremia hanya ingin bermain all out setiap pertandingan.
“Semua pemain targetnya pasti juara, begitu juga dengan kami. Tapi untuk sekarang kami ingin bermain all out dulu di setiap pertandingan. Memikirkan satu langkah demi satu langkah saja. Insya Allah kalau sudah tampil bagus, hasil pasti mengikuti,” tukas Pramudya. (bas)
