Prediksi Prancis vs Swiss: Les Bleus Krisis Pemain

kylian mbappe
Bomber timnas Prancis Kylian Mbappe. Foto: Getty

indoposonline.id – Juara dunia Prancis menghadapi krisis cedera pemain menjelang pertandingan 16 besar Euro 2020 melawan Swiss di National Arena, Bucharest, Rumania, Selasa dini hari pukul 02.00 WIB.

Manajer Didier Deschamps sedang direpotkan oleh bagaimana opsi-opsi sebelas pemain pertamanya disusun. Beki kiri Lucas Hernandez mengalami cedera saat babak pertama melawan Portugal sehingga diragukan bisa tampil melawan Swiss.

Ironisnya pengganti alaminya Lucas Digne juga diserang cedera hamstring dan belum akan pulih pada saat laga melawan Swiss itu. Ini semua mengubah rencana pertahanan Deschamps.

Pengganti Digne saat melawan Portugal, gelandang Adrien Rabiot, juga masih mengalami masalah pada pergelangan kakinya sejak akhir musim lalu dan belum 100 persen bugar.

Masalah itu menjadi makin ruwet setelah Thomas Lemar juga mengalami cedera kaki dan Marcus Thuram yang kesakitan pada paha kanannya saat berlatih Kamis pekan lalu.

Padahal Prancis sudah tanpa Ousmane Dembele yang dipaksa ditarik keluar lapangan saat pertandingan fase grup yang kedua melawan Hungaria. Dembele divonis tidak akan bisa lagi diturunkan sampai turnamen ini selesai karena harus menjalani operasi lutut.

Sekalipun dihadapkan pada masalah seberat itu, Prancis tetap favorit memenangkan laga melawan Swiss ini.

Prancis tidak pernah bisa dikalahkan Swiss dalam pertandingan kompetitif. Sudah begitu, Les Bleus yang sudah sangat terbiasa dengan atmosfer fase gugur turnamen besar. Sebaliknya, Swiss tak pernah mencapai perempatfinal turnamen besar dalam kurun 67 tahun terakhir sejak melakukannya pada Piala Dunia 1954.

Deschamps sendiri memiliki ambisi pribadi tambahan, menjadi orang pertama yang menjuarai Piala Dunia dan Piala Eropa baik saat menjadi pemain maupun saat menjadi pelatih.

Dia boleh saja dipusingkan oleh masalah pada lini belakangnya, tetapi dia mendapatkan suntikan semangat dari hadirnya lagi striker yang masuk skuad setelah enam tahun absen, Karim Benzema. Striker Real Madrid ini dua kali menjebol gawang Portugal.

Sebaliknya Swiss tak begitu banyak menghadapi kendala. Semua anggota skuad siap dimainkan, termasuk bek sayap Ricardo Rodriguez yang bersumpah akan membalikkan segala ramalan dengan memenangkan Swiss.

Swiss bahkan sudah bersiap menghadapi skenario terjadinya kebuntuan sampai 120 menit pertandingan. Untuk itu, mereka berlatih penalti di kamp pelatihannya di Roma sebelum terbang ke Rumania untuk menjalani laga 16 besar ini. Rodriguez menyatakan hampir semua pemain bisa mencetak skor.

“Kami harus bertahan dengan solid sekali dan memanfaatkan sekecil apa pun peluang yang ada,” kata pemain berusia 28 tahun itu seperti dikutip Reuters. “Semua hal mungkin terjadi dalam sebuah turnamen. Kami bugar dan siap,” tambahnya.

Rodriquez dan Swiss dipastikan akan konstan diteror trio Karim Benzema, Antoine Griezmann dan Kylian Mbappe.

“Mereka sudah pasti tim serang terbaik dalam turnamen ini,” sambung Rodriguez. “Kami harus hati-hati sekali dan juga harus agresif sekali kepada ketiganya. Ketiganya sangat kuat. Mbappe yang tercepat, Benzema bertahun-tahun berpengalaman di Real Madrid, dia tahu bagaimana mencetak gol,” katanya.

Namun demikian, Rodriguez menegaskan Swiss mampu membuat kejutan. “Kami bisa melakukannya. Kami sudah siap, kami sudah berlatih keras,” kata dia.

Masalahnya, dari statistik pertemuan kedua tim sebelum ini, Swiss tak pernah bisa mengalahkan Prancis dalam laga-laga kompetitif. Dalam pertemuan terakhirnya dengan Prancis yang terjadi pada Euro 2016, Swiss menahan seri 0-0 Prancis dalam pertandingan fase grup.

SUSUNAN PEMAIN
Prancis (4-1-2-1-2):
 Hugo Lloris; Benjamin Pavard, Raphael Varane, Presnel Kimpembe, Lucas Hernadez; N’Golo Kante; Paul Pogba, Adrien Rabiot; Antoine Griezmann; Karim Benzema, Kylian Mbappe

Swiss (3-4-1-2): Yann Sommer; Nico Elvedi, Manuel Akanji, Ricardo Rodriguez; Kevin Mbabu, Remo Freuler, Granit Xhaka, Steven Zuber; Xherdan Shaqiri; Haris Seferovic, Breel Embolo

 

(wsa)