Selanjutnya akan ada panitia musyawarah untuk jalannya rapat umum RUAH, ketua, sekretaris dan bendahara.
Karena sebelumnya, sambung Musdalifah, P3SRS di sini tidak ada SK akhirnya bersama warga Kalcit tetap berjalan. Sebab, ada atau tidak ada SK warga Kalcit tetap berjalan. Perlu diketahui bahwa warga Kalcit sudah menyerahkan SK P3SRS ini lima tahun lalu. Warga sudah bertemu dengan petugas Dinas Perumahan DKI sampai tiga kali pergantian Kepala Dinas, warga di PHP.
“Yang penting kami jalan, hampir 10 tahun, kami ingin P3SRS di Kalcit ini ada,” tuturnya.
“Ini rumah, rumah kami, jangan ada pikiran negatif dan kami tegak lurus siapapun pimpinannya kami akan mengikuti,” tambahnya.
Saat ini, Warga Cinta Kalibata City juga memegang peranan. “Kita toleransi tinggi di sini,” tambah Syamsul Arief, selaku Bendahara Tim Pemenangan calon ketua P3SRS.
Sebagai Warga Cinta Kalibata City, lanjutnya, telah melakukan banyak kegiatan, seperti Donor Darah, Baksos, dan memberikan santunan anak yatim.
“Kedepan saya calon ketua P3SRS Kalcit bersama warga Kalcit lainnya akan terus melakukan kegiatan yang sudah ada seperti bukber di bulan suci ramadhan, natalan dan perayaan hari besar beragama lainnya akan kami teruskan. Dan kita akan terus melakukan edukasi, dan saya juga mengajak agar pemilik menjaga nama baik Kalcit,” tandasnya.

