
Senada dengan Sigit, Cak Nanto mengatakan akibat dari berkurangnya pekerjaan infrastruktur, persaingan semakin ketat. Perusahaan BUMN konstruksi yang besar juga ikut bersaing di tender-tender yang kecil.
“Sangat merepotkan. Karena tadinya ada pembagian peran dimana yang besar ikut tender yang besar, tender yang kecil untuk BUMN yang kecil. Sehingga persaingan sedikit. Tetapi di masa pandemi, semuanya mencari pekerjaan itu,” paparnya.
Terhitung enam bulan sejak diutus menjadi Komisaris Utama merangkap Komisarls Independen di Istaka Karya, Sunanto telah mengambil langkah merapikan manajemen internal perusahaan.
“Cash flow, kewajiban terhadap karyawan, alhamdulillah, selama saya di sini, bisa dipastikan hampir selesai tanggungan kepada karyawan. Manajemen tingggal mencari pekerjaan, menambah kepercayaan para pemegang saham untuk diberikan pekerjaan ini,” jelas Cak Nanto.
