Salah satu siswa kelas 10 Boga 1 yang mengikuti PTM Terbatas, Nadia Hamida, mengaku senang bisa kembali masuk sekolah. “Ya, intinya senenglah bisa belajar tatap muka, bisa ketemu temen dan guru-guru,” akunya.
Sementara, Kasudin Pendidikan Wilayah Jakarta Selatan 2, Abdul Rachem, mengatakan, saat ini sudah ada 69 sekolah yang memenuhi assessment untuk menjalani PTM. Sekolah tersebut terdiri dari TK, SD, SMP, dan SMA/SMK.
Sejauh ini, dia belum menemui kendala terkait pelaksanaan PTM Terbatas. Terlebih persiapan PTM sudah dilakukan jauh-jauh hari. Salah satunya sebanyak 90% siswa di wilayah Jakarta Selatan 2 telah divaksinasi.
“Teman-teman yang ikut PTM Terbatas sudah lengkap, mulai dari sarana prasarana, modul, keterlibatan orang tua, wali murid dan guru-guru, karena di situ ada surat dari orang tua bahwa anak siap mengikuti pembelajaran,” papar Abdul Rachem.
Abdul menjelaskan, untuk lamanya proses belajar mengajar, PTM dimulai pukul 07.00-11.00 WIB. Pihak ekolah meniadakan kegiatan di luar sekolah, ketika sekolah usai, seluruh ruangan akan disemprotkan cairan desinfektan. “Agar dihari berikutnya, siswa bisa sekolah dengan aman,” katanya.
