“Untuk cuaca dan udara di sini tidak berbeda jauh dengan Indonesia jadi tidak ada masalah. Tetapi selama di sini harus punya tantangan baru. Berhubung di sini makanannya enak-enak jadi saya harus bisa mengontrol nafsu makan supaya tidak terlalu berlebihan makannya,” papar Ratri.
Undian pembagian grup para bulu tangkis telah dilakukan, namun Ratri mengaku masih buta akan kekuatan lawan yang akan dihadapi nanti.
“Karena selama pandemi ini tidak ada turnamen yang digelar, maka saya begitu tahu kekuatan lawan. Tapi saya pasti akan berjuang semaksimal mungkin nanti,” aku Ratri.
Atlet kelahiran 6 Mei 1991 itu akan memulai debutnya di Paralimpiade Tokyo 2020 pada 1 September 2021, saat tampil di penyisihan Grup A ganda campuran SL3-SU5 berpasangan dengan Hary Susanto yang akan berhadapan dengan pasangan jepang, Daisuke Fujihara/Akiko Sugino.
Keesokan harinya Ratri akan memainkan dua pertandingan sekaligus, yakni di penyisihan Grup B ganda putri SL3-SU5 berpasangan dengan Khalimatus Sadiyah melawan ganda Thailand, Nipada Saensupa/Chanida Srinavakul. Kemudian dia harus melawan rekan senegaranya, Khalimatus Sadiyah di penyisihan Grup A tunggal putri SL4. (bas)

