Setelah bertanya seperlunya, Budiman memberikan sejumlah uang kepada pemuda yang tinggal di kolong jembatan itu. Si pemuda malah menangis. Polisi asal Kabupaten Tuban menambahkan nominal uangnya dan memaksa si pemuda untuk menerima pemberiannya.
Di video awal yang tersebar, si pemuda yang identitasnya dirahasiakan itu mengaku terpaksa tinggal di kolong jembatan karena tidak punya biaya untuk membayar indekos karena di-PHK. Sementara, ibunya meninggal dunia dan ayahnya pergi.
Ternyata pengakuan si pemuda itu tidak benar. Budiman mengetahui itu setelah keesokan paginya ia mendatangi lagi si pemuda di tempat yang sama. Si pemuda mengakui kalau ia bohong.
Pemuda itu tinggal di kolong jembatan karena kabur dari rumahnya di Sidoarjo setelah berselisih paham dengan ayahnya.
“Dia memohon maaf kepada saya, sesuai yang saya upload klarifikasinya di YouTube saya, dhulur Budiman,” ujar Budiman.
Meski dibohongi, Budiman tak sakit hati. Dia tetap membantu si pemuda itu dan menawarkannya untuk tinggal di indekos sembari mencari pekerjaan. Akhirnya si pemuda mau dan indekoskan di sekitar rumah Budiman tinggal di Surabaya.
