“Canon menyertakan teknologi Air Sphere Coating (ASC) pada kedua lensa ini yang dapat secara efektif mengendalikan kemunculan efek ghosting dan flaring, bahkan ketika sumber cahaya yang kuat berada dalam bingkai. Hal ini akan sangat bermanfaat saat situasi pemotretan yang berhadapan dengan arah datangnya cahaya, seperti saat memotret balap motor atau mobil ketika lampu depan kendaraan menyala,” papar Syailendra.
Tantangan fotografi jarak jauh adalah sensitivitas guncangan pada saat pengambilan gambar. Tidak perlu khawatir dengan kedua lensa super telephoto terbaru ini, karena sudah dilengkapi dengan Image Stabilizer (IS) yang dapat mencapai 5,5 stop, yang juga akan sangat berguna saat melakukan pemotretan di kondisi minim cahaya.
Dijelaskannya, lensa RF400mm f/2.8L IS USM dan RF600mm f/4L IS USM memiliki tiga mode IS yang dioptimalkan agar sesuai dengan gerakan subjek saat memotret. Mode 1 untuk subjek yang tidak bergerak, mode 2 ideal untuk bidikan panning, serta mode 3 untuk subjek dengan gerakan tidak teratur. Misalnya, saat memotret pertandingan bola basket di mana pergerakan pemain tidak dapat diprediksi.

