“Untuk itu, Otsus ini harus selalu diawasi oleh badan yang telah dibentuk atau akan dibentuk oleh pemerintah dengan harapan pihak yang duduk nanti merupakan orang yang punya hati membangun Papua, bukan hanya sumber daya alamnya saja yang dikelola tetapi orang Papuanya juga harus dirawat, ditingkatkan kapasitasnya lewat pendidikan yang memadai,” lanjutnya.
Yoku juga menyinggung soal pemekaran atau daerah otonom baru (DOB) yang belakangan ini digaungkan oleh pemerintah dan para pihak yang seakan-akan memberikan angin surga kepada orang asli Papua, tetapi hingga kini belum juga terealisasi.
“Harusnya pemerintah segera mengeksekusi kebijakan yang mendatangkan kemajuan bagi orang asli Papua. Jika dipandang bahwa pemekaran memberikan dampak kemajuan mengapa tidak. Asalkan benar-benar disiapkan segala sesuatunya, sehingga nanti jika mekar cepat maju, jangan seperti daerah lainnya, pemerintahan jalan ditempat, pembangunan yang diharapkan ada, jadi macet,” pintanya.
Pernyataan ini, menegaskan bahwa Yoku mendukung pemekaran untuk kemajuan orang asli Papua. “Yang penting SDM Papua disiapkan, sehingga kami merasa diperhatikan dan jadi pelaku pembangunan, bukan penonton,” harapnya. (bas)
