Untuk “positivity rate” atau persentase kasus positif sepekan terakhir di Jakarta ada satu persen, sedangkan persentase kasus positif secara total ada 13,8 persen. WHO menetapkan standar persentase kasus positif tidak lebih dari lima persen untuk terkategori aman.
Sementara perkembangan COVID-19 di Bogor, Tangerang, dan Bekasi, dikabarkan juga menurun signifikan, tapi di Depok trennya masih menunjukan ada peningkatan kasus COVID-19.
“Semuanya masih belum mencapai tingkat vaksinasi ideal untuk bisa menurunkan level PPKM,” katanya.
Kementerian Kesehatan menyebut vaksinasi yang belum mencapai target menjadi penyebab wilayah aglomerasi Jabodetabek belum bisa turun level, dari level tiga menjadi level dua.
Direktur Pencegahan Pengendalian Penyakit Menular Langsung (P2PML) Kemenkes, Siti Nadia Tarmizi, menjelaskan, kendati DKI Jakarta capaian vaksinasinya sudah melebihi target, tapi menurutnya perhitungan wilayah aglomerasi PPKM didasarkan pada kabupaten/kota dengan capaian vaksinasi terendah.
Karena capaian vaksinasi di Kabupaten Bogor, Tangerang, Kota Depok, dan Kabupaten Bekasi, belum mencapai angka 50 persen, maka keseluruhan Jabodetabek belum bisa turun ke PPKM level 2,” kata Nadia. (wsa)
