“Bahkan Indonesia kedepannya akan menjadi lumbung pangan dunia, bagi negara-negara lainnya yang mengalami krisis pangan akibat terdampak Covid-19,” tutur Yudhistira Bamsoet.
Menurut dia, Indonesia diperkirakan memiliki peluang untuk mengisi kebutuhan pangan. Lantaran sekitar 7,8 miliar orang di dunia diprediksi mengalami krisis pangan akibat Covid-19.
Yang paling terjangkau, Indonesia memenuhi kebutuhan pangan sekitar 4 miliar penduduk dunia. “Sehingga negara kita, tidak hanya memenuhi pangsa pasar 270 juta penduduk dalam negeri, namun juga 4 miliar penduduk berharap Indonesia dapat membantu krisis pangan di dunia,” klaimnya.
“Karena ketahanan pangan ini sebagai bagian dari sistem pertahanan kita,” tambah Yudhistira.
Lebih lanjut dia berharap, pemerintah perlu memberikan perhatian, khususnya terhadap berbagai komoditi pangan, diantaranya yakni petani, pasar-bursa, harga, pergudangan-resi, modal pembayaran dan pinjamanan serta penjaminan-off takers.
“Dengan perkembangan teknologi yang semakin maju, maka orang tidak perlu ada di kota besar dengan kantor yang megah dan mahal. Karena bisnis masa depan itu tidak lagi butuh karyawan, nantinya kebanyakan orang akan beralih ke desa-desa untuk mengolah pertanian,” pungkasnya. (ibl-msb)
