Ipol.idIpol.id
Aa
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Reading: Tenis PON Papua Besok digelar, Kembali ke Khitah Tanpa Aturan Pembatasan Usia Peserta
Share
Ipol.idIpol.id
Aa
Cari berita disini...
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Follow US
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Ipol.id > Olahraga > Tenis PON Papua Besok digelar, Kembali ke Khitah Tanpa Aturan Pembatasan Usia Peserta
Olahraga

Tenis PON Papua Besok digelar, Kembali ke Khitah Tanpa Aturan Pembatasan Usia Peserta

Bambang
Bambang Published 25 Sep 2021, 13:26
Share
2 Min Read
IMG 20210925 WA0033
SHARE

Jangan juga mencari dasar aturan itu dari literasi tenis. Kagak bakal nemu, dah. Aturan aneh nan ganjil apalagi setelah munculnya Youth Olimpic di tingkat dunia atau PON Remaja di Indonesia.

Batas usia atas, hanya ada di kategori junior, yakni untuk petenis 18 & Under. Setelah itu hanya ada kategori terbuka.

Di level senior atau dikenal dengan istilah veteran di tanah air, yang ada adalah usia batas bawah, yaitu untuk pemain minimal 35 tahun.

Federasi Tenis Internasional (ITF) justru
serius membuat aturan minimal usia petenis agar dapat berkompetisi. Age Eligible, minimal telah berulang tahun ke-14 saat ikut turnamen.

Baca Juga

logo pssi x600
Voters Desak KLB PSSI DKI, PLT Haruna: Kok ke Saya, Tanya Uden
Wow..Aldila Raih Peringkat Ganda Dunia Tertinggi Dalam Karirnya
Kompetisi Gulat PON XX Papua Diharapkan “Zero Accident”, Trimedya Panjaitan: Kedepankan Sportivitas

Rules itu dibuat melalui penelitian dan panel diskusi berbagai ahli. Bukan hasil Munas Induk Organisasi yang dihadiri wakil pengurus dengan latar belakang yang acak.

Percayalah bahwa kompetisi yang sehat akan melahirkan juara yang bermartabat. Pembinaan yang benar akan menghasilkan talenta muda yang menjadi juara karena mereka memang lebih baik dari generasi lama.

Selamat kembali ke jalur yang benar PON Papua 2021.(Dwi Ari Setyadi, pemerhati tenis nasional)

Previous Page12
GN

Follow Akun Google News Ipol.id

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami
TAGGED: Cabor tennis lapangan, pon papua 2021, Tanpa pembatasan usia
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram Copy Link
Previous Article Aziz syamsudin Usai Ditangkap KPK, Azis Syamsuddin Langsung Dijebloskan ke Rutan Polres Jaksel
Next Article IMG 20210925 WA0067 PON XX Papua: Rivalitas Tim Sepatu Roda Pulau Jawa dan Papua Dipastikan Seru

TERPOPULER

TERPOPULER
Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta, Ongen Sangaji.
Politik

Ongen Desak KPK Periksa Kadis dan Kasudin Dukcapil Terkait Kasus Imigrasi

EkonomiHeadline
Ade Jona Jadi Ketum HIPMI 2026-2029, Anthony Leong: Berasa Pulang ke Rumah
11 Jun 2026, 14:32
Ekonomi
Ribuan Guru Keagamaan Terima Manfaat Jaminan Sosial Ketenagakerjaan
11 Jun 2026, 09:01
Jakarta Raya
BPJS Ketenagakerjaan Ceger Bekali Calon PMI ke Jepang Literasi Aplikasi JMO
11 Jun 2026, 14:30
HeadlineHukum
Tak Mau Libatkan Keluarga, Rita Widyasari Bongkar Alasan Tak Pulang ke Rumah Kakak Usai Bebas
11 Jun 2026, 15:53
Ipol.idIpol.id
Follow US

IPOL.ID telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor 1084/DP-Verifikasi/K/IV/2023
https://dewanpers.or.id/data/perusahaanpers

Copyright © IPOL.ID. All Rights Reserved.

  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Logo Ipol.id Logo Ipol.id
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?