Dia menambahkan, keberadaan waduk yang tengah dibangun berfungsi sebagai tempat penampungan air. Diharapkan ini akan menjadi solusi untuk mencegah terjadinya genangan di area pemakaman itu.
“Persentasenya masih kecil sekitar 20 persen, karena proses pengerjaannya baru dimulai pada bulan Agustus 2021 lalu dan masih berjalan hingga saat ini,” ungkapnya.
Tjahyono pun berharap, pengerjaan waduk di area TPU Rorotan dapat terus berlanjut di tahun 2022. “Nanti akan dilanjutkan dengan pembuatan batas dan pembentukan waduk yang seperti cincin. Semoga dengan adanya waduk ini dapat mengatasi permasalahan genangan di TPU Rorotan,” tutupnya. (ibl)
