Jerry mengakui, masyarakat Indonesia memang tidak mengetahui ada pejabat publik Indonesia yang memilki saham dan aset di luar negeri. Oleh karena itu KPK harus mengusut hal tersebut. Karena bisa jadi hal tersebut sudah mengarah ke money laundry.
“Jadi perlu juga kerja sama antar lembaga dunia terkait pelaporan pajaķ dan keuangan. Jangan jabatan di jadikan alat untuk memperkaya diri dan juga hanya mencari keuntungan pribadi,” paparnya.
Penjesan Luhut
Terkait namanya masuk dalam Pandora Papers, Menteri Luhut Binsar melalui Juru bicaranya Jodi Mahardi membenarkan beberapa pernyataan dan fakta yang beredar.
Diketahui Menteri Luhut pernah terlibat dalam perusahaan Petrocapital yang berasal dari Negara Panama dan memiliki modal disetor senilai USD 5 juta, yang salah satu bidang usahanya adalah minyak dan gas bumi.
“Bapak Luhut B Pandjaitan menjadi Direktur Utama/Ketua Perusahaan pada Petrocapital S.A pada tahun 2007 hingga pada tahun 2010,” kata Jodi dikutip dari MNC Portal Indonesia, Selasa (5/10).
