Masuk di babak kedua, Barcelona lebih dulu mengambil inisiatif serangan. Philippe Coutinho dimainkan untuk menajamkan lini serang.
Coutinho sudah punya kans bikin gol di menit ke-48 tapi bola tembakannya bisa diadang Eder Militao. Semenit setelahnya Ansu Fati juga nyaris bikin gol, meski bola bisa ditepis Thibaut Courtois.
Karim Benzema yang mati kutu sejak babak pertama baru mendapatkan peluang di menit ke-62. Umpan terobosan Luka Modric menggapai Benzema yang langsung menembak dari jarak 12 yard, namun bola bisa diadang Ter Stegen.
Barcelona masih terus berupaya untuk mencari gol penyama kedudukan, tapi Memphis, Ansu Fati, dan Dest masih kesulitan.
Pertahanan Madrid yang digalang Alaba dan Militao terlalu sulit ditembus. Barcelona mau tak mau banyak melepaskan sepakan dari luar kotak penalti.
Di menit ke-73, Dest mengirim bola ke Ansu Fati di dekat kotak penalti dan kemudian menembak ke gawang meski masih melebar.
Sergio Aguero dimasukkan menggantikan Ansu Fati pada menit ke-75 untuk menyegarkan lini serang. Aguero nyaris bikin gol pada El Clasico pertamanya sembilan menit kemudian, meski sepakannya masih melatang di atas mistar.
