Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Selatan, M. Helmi mengatakan, sepanjang tahun 2020, kasus DBD di Jakarta Selatan mencapai 1.016 kasus dari total seluruh wilayah. Sedangkan pada 2021 ini, dari data sampai dengan 10 November 2021, angka kasus DBD sebanyak 424 kasus.
“Alhamdulillah, angka kasus DBD di Jakarta Selatan tahun 2021 mengalami penurunan secara signifikan dari tahun 2020, Adapun di bulan November 2021 ini, ada satu kasus DBD,” kata Helmi pada wartawan.
Helmi menambahkan, pihaknya memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh elemen masyarakat. “Baik dari kader Juru Pemantau Jentik, PKK, dasa wisma dan seluruh warga masyarakat yang telah bersama-sama melakukan berbagai upaya dalam pencegahan penyakit DBD,” tukasnya. (ibl)
