Ke-14 pecatur yang membayangi Susanto diantaranya FM Catur Adi Sagita, MF Hamdani Rudin, Surya Wahyudi, pecatur pelatnas lainya IM Gelbert Elroy Tarigan serta dua lain bergelar MF M. Miftahul Hudany dan Daniel Hermawan Lumban Gaol.
Meski memiliki elo rating yang jauh di atas peserta lainnya, namun Susanto mengakui tidak mudah mengalahkan lawan-lawannya pada tiga babak awal JAPFA FIDE Rated ini.
“Kualitas (lawan) sudah mulai bagus. Rating memang di bawah 2000, tapi kalau kekuatan, saya rasa di atas 2000,” ujar Susanto ditemui usai pertandingan babak ketiga kontra Sadeli Sunardi.
Bahkan Susanto tak berani bicara soal juara. Menurutnya perjalanan menuju juara masih jauh karena masih harus bertanding enam babak lagi. “Untuk peluang, prediksi terlalu dini, masih jauh,” ungkapnya.
Susanto mengatakan dirinya akan memanfaatkan kesempatan turnamen kali ini dengan baik untuk meningkatkan elo ratingnya. Sebab selama pandemi, hampir tidak kejuaraan catur klasik yang memberi kesempatan untuk mendongkrak elo rating. Yang ada hanya turnamen catur cepat dan kilat.
