“Pengelolaan sektor pertanian berbasis hijau ini diyakini mampu membuka lapangan pekerjaan baru mengingat saat ini masih terdapat lahan luas dan teknologi pertanian yang belum dimanfaatkan secara optimal oleh para petani Indonesia,” ucap Wimboh.
Ganjar Pranowo juga berharap fenomena mulai banyaknya kalangan milenial yang terjun ke bisnis UMKM bisa semakin berkembang, dan mendorong pengembangan ekonomi kecil dengan berbagai inovasi dan teknologi. “Sebenarnya diksi milenial itu yang muda berusaha. Fasilitasi dari OJK sangat penting buat kita, untuk membangun ekosistem UMKM,” tambah Ganjar.
Sementara, Menteri Pertanian, menyampaikan, Kementan telah mengeluarkan strategi pembangunan pertanian yang dapat mendukung ketahanan pangan, peningkatan daya saing, dan pertumbuhan ekonomi untuk diperkenalkan kepada milenial. Strategi tersebut di antaranya adalah peningkatan kapasitas produksi, diversifikasi pangan lokal, penguatan cadangan dan sistem logistik pangan, pengembangan pertanian modern, serta gerakan tiga kali ekspor (gratieks).

