“Kami di DKI Jakarta ingin memastikan bahwa seluruh warga DKI terjamin, karena ini bagian dari komitmen kita bahwa kami ingin masyarakat di Ibu Kota terlindungi dalam arti yang sesungguhnya. Ketika kita pertama kali meningkatkan dengan mencapai angka mendekati 100 persen, itu merupakan energi besar yang dikeluarkan setelah itu kelola apa yang sudah dicapai,” ucap Anies.
Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ali Ghufron Mukti menjelaskan pencapaian UHC tidak hanya menargetkan cakupan kepesertaan seluruh penduduk Indonesia tetapi memastikan setiap peserta memiliki akses untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang komprehensif dan bermutu tanpa hambatan finansial, baik dalam pelayanan kesehatan kuratif dan rehabilitatif maupun pelayanan promotif dan preventif yang efektif.
“Kami juga mendorong fasilitas kesehatan untuk mengimplementasikan sistem antrean online dalam rangka digitalisasi pelayanan kesehatan serta mencegah transmisi Covid-19 dan mengurangi antrean. Implementasi antrean online, display tempat tidur dan antrean operasi juga dilakukan di sejumlah rumah sakit di Jakarta,” kata Ghufron.
