Menteri PUPR dan rombongan juga sempat menyantap pisang goreng hangat yang baru saja selesai di masak. Selain itu juga memberikan semangat dan arahan kepada masyarakat untuk mengerjakan pembangunan rumah dengan baik agar kawasan yang ada bisa terlihat rapi sehingga para pengunjung dari berbagai negara yang akan menyaksikan ajang MotoGP merasa nyaman dan menikmati suasana khas Lombok.
“Makanannya di sini rasanya enak. Mudah-mudahan saat ajang MotoGP nanti seluruh dagangan masyarakat yang memiliki warung-warung bisa laris semua,” harapnya.
Sementara itu, Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR, Iwan Suprijanto didampingi Kepala Balai P2P Nusa Tenggara I, Rini Dyah Mawarty mengungkapkan, penataan rumah di kawasan koridor Sirkuit MotoGP Mandalika dilaksanakan Direktorat Jenderal Perumahan Kementerian PUPR lewat Program BSPS atau bedah rumah. Saat ini progres pembangunan sudah mencapai sekitar 40 persen pada pekerjaan fisik tahap pertama di lapangan.
Berdasarkan data yang ada di Balai P2P Nusa Tenggara I Direktorat Jenderal Perumahan Kementerian PUPR, jumlah rumah yang menerima bantuan peningkatan kualitas rumah sebanyak 196 unit yang tersebar dalam dua klaster besar di Desa Kuta Kecamatan Pujut Kabupaten Lombok Tengah, NTB. Setiap unit rumah penerima bantuan Program BSPS mendapatkan bantuan senilai Rp 20 juta berupa bahan material bangunan dan upah tenaga kerja.
