IPOL.ID-Pernytaan Edy Mulyadi yang disampaikan secara terbuka diruang publik terkait kepindahan Ibu Kota Negara di Kalimantan Timur dengan kata-kata hinaan yang mengarah pada ras dan etnis, adalah bentuk kemunduran dalam peradaban manusia dan tindakan kaum bar bar, dan dalam waktu cepat pihak kepolisian wajib menangkap Edy.
“Untuk meredam kemarahan rakyat Kaltim bahkan Kalimantan umumnya,” kata Ketua Forum Dayak Bersatu (FDB) Decky Samuel, ST., MT, Minggu (23/1).
Senada hal tersebut, Sekretaris Jenderal Majelis Adat Dayat Nasional (MADN) Drs.Yakobus Kumis, organisasi tertinggi Dayak secara Nasional menyatakan sebagai organisasi tertinggi secara nasional bagi masyarakat dayak yang tinggal di Pulau Kalimantan sangat mengutuk keras atas sikap dan perkataan EDy mulyadi dalam rekaman video yang beredar.
“Kami masyarakat dayak bukan jin atau monyet tetap kamj juga manusia. Indonesia sama dengan penduduk Jakarta, Jawa dan etnis serta suku yang ada di Negeri ini, perkataan Edy cs ini berbahaya bisa memecah belah anak bangsa yang rukun damai,” tandas Yakobus.
