“Dari kasus narkoba juga ada kasus menonjol, di antaranya adanya home industry tembakau sintetis yang memproduksi 20 Kg per hari dan bisa kita lakukan pengungkapan dan penyidikan,” ujar Azis.
Dalam kasus curat, aparat Polres Metro Jakarta Selatan berhasil mengungkap sebanyak 256 perkara atau 126 persen. Untuk kasus curat menonjol dan berhasil diungkap yaitu pada kasus pelaku pencurian menyamar sebagai petugas PLN dan menggasak barang-barang berharga korban.
“Sedangkan terhadap kasus perempuan dan anak di tahun 2021 lalu, ada 192 kasus dan telah diselesaikan 102 kasus. Kasus lainnya sedang dalam proses dan akan selesai di tahun 2022,” ungkap Azis.
Dia tambahkan, pada kasus yang menonjol, yaitu kasus kejahatan terhadap perempuan dan anak. “Saat ada kasus mirip pedofil yaitu 7 orang anak, mohon maaf, disodomi oleh 2 orang dengan iming-iming game online,” tandasnya.
Azis mengungkapkan, jajarannya telah menyelesaikan sebanyak 341 dari 357 kasus kenakalan remaja seperti perkelahian dan tawuran.
“Lalu kasus pembunuhan di 2021 terjadi 2 kali dan semuanya sudah diungkap kurang dari 24 jam, yaitu di Jagakarsa dan Cilandak,” beber Azis kembali. (ibl)
