IPOL.ID – Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) meminta pemilik kendaraan untuk patuh dalam menggunakan bahan bakar minyak (BBM) agar sesuai rekomendasi pabrikan. Karena jika tidak, garansi kendaraan bisa hangus.
“Mobil baru tentu ada garansi. Tetapi garansi berlaku jika penggunaan sesuai aturan. Termasuk soal pemakaian BBM. Pabrikan atau pembuat mobil sudah memberikan direction seperti tertera pada buku manual, misal nilai oktan yang dianjurkan. Jika pemakaian BBM tidak sesuai aturan dan mengalami kerusakan, tentu garansi tidak berlaku,” kata Yohannes Nangoi, Ketua Umum Gaikindo di Jakarta, Senin (17/1) kemarin.
Aturan pemakaian BBM tersebut, menurut Yohannes, tidak hanya bagi pengguna bensin. Kendaraan bermesin disel yang menggunakan BBM solar pun, harus patuh terhadap rekomendasi produsen kendaraan bermotor. Sebagai contoh, produsen memberi aturan mengenai kandungan maksimal sulfur yang diperbolehkan dalam solar. “Kalau kandungan sulfur tinggi, tentu mesin akan rusak. Dan kalau kerusakan disebabkan ketidakpatuhan dalam penggunaan BBM, maka garansi juga tidak berlaku,” lanjutnya.

