Di samping itu, Henry menuturkan bisnis internasional kiriman uang juga tumbuh positif. Volume remitansi dari segmen korporasi tumbuh 8.4 persen YoY, yang didorong oleh pemulihan perekonomian nasional di tahun 2021 serta ditunjang oleh pengembangan fitur outgoing remittance pada layanan cash management BNI.
Sementara itu, kiriman uang dari segmen individual non-PMI juga tumbuh 6,8 persen, didukung oleh partnership BNI dengan global payment provider di LN dan pengembangan fitur outgoing remittance di layanan BNI Mobile Banking.
Sedangkan pada segmen Pekerja Migran Indonesia, meskipun volume remitansi PMI secara nasional yang belum rebound, namun transaksi remittance TKI yang disalurkan melalui BNI masih menunjukkan kenaikan 2.2 persen YoY.
Salah satu fokus pengembangan bisnis internasional ke depan adalah pemenuhan kebutuhan Diaspora di luar negeri melalui beberapa produk dan layanan yang dapat diakses anywhere, anytime. BNI tengah menyiapkan Pembukaan Rekening Diaspora secara digital yang juga melibatkan Kantor Cabang Luar Negeri BNI,”katanya.
