Selanjutnya, kata Budiono, tim SAR berkoordinasi dengan kapal tanker tersebut menyangkut operasi evakuasi. Tim SAR bergerak dari Pelabuhan Ulee Lheue menggunakan kapal KN Kresna mengevakuasi korban pada Minggu (13/2) pukul 00.30 WIB.
“Sekira sejam kemudian, KN Kresna merapat di kapal MT Sloman Hermes dan mengevakuasi korban. Titik evakuasi berada di Selat Benggala, perairan antara Pulau Aceh, Kabupaten Aceh Besar, dengan Pulau Weh, Kota Sabang,” kata Budiono.
Sebelum dievakuasi ke kapal SAR KN Kresna, Liquigan Romeo menjalani pemeriksaan kesehatan dan COVID-19 serta kelengkapan dokumen imigrasi.
Setelah dinyatakan tidak bermasalah, yang bersangkutan dinaikkan kapal SAR untuk selanjutnya dibawa ke Pelabuhan Ulee Lheue, berjarak sekitar tujuh mil laut.
Budiono mengatakan proses evakuasi petugas Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Malahayati, TNI AL, Bea Cukai, kepolisian, petugas Syahbandar Ulee Lheue, serta instansi terkait lainnya.
“Setiba di Pelabuhan Ulee Lheue, korban dievakuasi ke RSUD Zainoel Abidin Banda Aceh menggunakan ambulans untuk penanganan medis lebih lanjut,” kata Budiono.
