Ipol.idIpol.id
Aa
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Reading: Rusia Umumkan Gencatan Senjata
Share
Ipol.idIpol.id
Aa
Cari berita disini...
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Follow US
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Ipol.id > Headline > Rusia Umumkan Gencatan Senjata
HeadlineNews

Rusia Umumkan Gencatan Senjata

Farih
Farih Published 09 Mar 2022, 07:45
Share
3 Min Read
Ribuan warga Ukraina mengungsi di tempat perlindungan di Mariupol Ukraina. FotoAP
Ribuan warga Ukraina mengungsi di tempat perlindungan di Mariupol, Ukraina. (Foto: AP)
SHARE

IPOL.ID – Rusia mengumumkan akan memberlakukan gencatan senjata kemanusiaan di Ukraina pada Rabu (9/3/2022) pagi waktu setempat. Hal itu dilakukan guna melakukan evakuasi penduduk sipil.

Dilaporkan AFP dari kantor berita Rusia, Rabu (9/3/2022), gencatan senjata akan dimulai Rabu pagi pukul 10.00.

“Mulai pukul 10:00 MSK (0700 GMT) pada 9 Maret 2022, Federasi Rusia mendeklarasikan ‘rezim diam’ dan siap menyediakan koridor kemanusiaan,” kata Sel Kementerian Pertahanan Rusia yang bertanggung jawab atas operasi kemanusiaan di Ukraina.

Rusia juga mengusulkan untuk menyetujui rute dan waktu mulai koridor kemanusiaan dengan Ukraina sebelum 03:00 MSK pada 9 Maret.

Evakuasi warga sipil di Ukraina sempat dilakukan juga pada Selasa (8/3/2022) pagi waktu setempat, khususnya dari Kota Sumy, di mana dua konvoi kendaraan penduduk bisa pergi pada siang harinya.

Evakuasi warga sipil juga dapat dilakukan di luar Ibu Kota Ukraina, Kyiv. Tetapi, upaya evakuasi dari Kota Mariupol telah gagal pada beberapa kesempatan dalam beberapa hari terakhir, dengan Kyiv dan Moskwa saling menyalahkan atas kegagalan tersebut.

Seperti diketahui, Rusia sendiri mengumumkan gencatan senjata untuk area Kiev dan sekitarnya pada Selasa (8/3) waktu setempat. Namun tidak diketahui secara jelas apakah pertempuran sungguh terhenti di sekitar Kiev.

Kota pelabuhan Mariupol, yang telah dikepung oleh pasukan Rusia selama berhari-hari, adalah pusat populasi besar terakhir yang masih dipegang oleh pasukan Ukraina di Laut Azov.
Setelah beberapa hari penembakan tanpa henti, kota berpenduduk 441.000 orang ini dibiarkan tanpa listrik, air dan pemanas di pertengahan musim dingin. Rusia pada Sabtu (5/3/2022) mengumumkan gencatan senjata untuk memungkinkan warga sipil melarikan diri.

Namun pejabat setempat menuduh Rusia terus membombardir kota dan mengatakan bahwa rencana untuk mengevakuasi penduduk sebagai akibatnya telah ditunda.

Mengambil Mariupol, yang terletak 55 kilometer (34 mil) dari perbatasan Rusia, dianggap akan menjadi terobosan strategis bagi Presiden Rusia Vladimir Putin.

Mariupol merupakan kota yang terletak di antara wilayah yang dikuasai oleh separatis yang didukung Rusia di wilayah Donbas dan semenanjung Crimea, yang dianeksasi oleh Moskwa pada 2014 dan dari mana ia melancarkan serangannya ke kota-kota utama di selatan.

Sejauh ini, pasukan tersebut telah merebut pelabuhan Berdiansk, di sebelah timur Crimea di Laut Azov, dan pelabuhan Kherson di Laut Hitam di sebelah barat.

Pada Senin (7/3) waktu setempat, Kementerian Pertahanan Inggris menuduh pasukan Rusia menargetkan koridor evakuasi sipil dan membunuh ‘sejumlah warga sipil’ yang berusaha mengungsi dari kota Irpin. Informasi itu didasarkan pada laporan intelijen terbaru Inggris.

Kementerian Pertahanan Inggris menekankan bahwa pertempuran sengit di Irpin berlangsung tanpa adanya penghangat, air, maupun listrik selama beberapa hari.

Dalam pernyataan via Telegram pada Minggu (6/3) waktu setempat, Markushyn menyebut delapan warga sipil tewas di tengah proses evakuasi.

GN

Follow Akun Google News Ipol.id

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami
TAGGED: genjatan senjata, news, rusia, rusia genjatan senjata, rusia serang ukraina, ukraina
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram Copy Link
Previous Article Liverpool kalah 0 1 dari Inter Milan pada leg kedua babak 16 besar Liga Champions Liverpool vs Inter Milan: Kalah 0-1, The Reds Tetap Lolos ke Perempat Final
Next Article Bandara Internasional Jawa Barat BIJB Kertajati Majalengka Bandara Kertajati Semakin Aktif Layani Penerbangan Kargo

TERPOPULER

TERPOPULER
Ilustrasi demo aksi ojol. Foto: IG @keluhkesahojol.id
News

Ribuan Pengemudi Ojol Gelar Aksi Massa di Jakarta, Polisi Siagakan 3.067 Personel

Tekno/Science
VIDA Ingatkan Risiko Penipuan Digital Kian Canggih, Berikut Tips Berkurban Aman dan Nyaman
21 May 2026, 19:20
HeadlineHukum
Kejagung Dalami Regulasi Terkait Korupsi Ekspor CPO POME
21 May 2026, 15:08
Telkom
Telkom Perkuat Fondasi Kemandirian Digital Bangsa Melalui Indonesia Tech Sovereignty Forum 2026
21 May 2026, 15:46
Jakarta Raya
Sampah Mangkrak di Perkampungan Warga, Yuke Minta Pemprov Ambil Tindakan Cepat
21 May 2026, 13:59
Ipol.idIpol.id
Follow US

IPOL.ID telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor 1084/DP-Verifikasi/K/IV/2023
https://dewanpers.or.id/data/perusahaanpers

Copyright © IPOL.ID. All Rights Reserved.

  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Logo Ipol.id Logo Ipol.id
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?