Tercatat, nilai perdagangan produk Indonesia yang diekspor ke Belarusia antara lain produk pangan, perikanan, karet alam, dan kelapa sawit meningkat seiring dengan perluasan akses pasar Indonesia ke kawasan Eropa Timur dimana produk Indonesia diimpor dari Belarus. Misalnya pupuk dan dump truck fluktuatif.
Kukuh berharap melalui penandatanganan kerja sama ini dapat tercapai kesepakatan bersama antara Indonesia dan Belarusia untuk produk unggulan Indonesia. Antara lain, minyak sawit serta dapat memperkuat kegiatan standardisasi, penilaian kesesuaian, dan metrologi antara Indonesia serta Belarusia.
Dalam kesempatan yang sama, ditandatangani Memorandum of Understanding (MoU) antara Badan Penjamin Produk Halal-Kementerian Agama (BPJPH) dengan Komite Standardisasi Negara Republik Belarus (Gosstandart).

