Untuk melakukan pendaftaran di universitas luar negeri, Kamila menyiapkan sejumlah berkas seperti rapor, kartu keluarga, akte lahir, paspor, dan lainnya.
Namun yang paling lama disiapkan adalah menulis essay. “Hampir tiap universitas memerlukan essay bahasa Inggris dan tiap universitas mempunyai spesifikasi essay berbeda. Jadi saya menyelesaikan semua essay kurang lebih empat bulan,” bebernya.
Selain itu, Kamila juga tetap menyiapkan kemampuan bahasa Inggrisnya dengan mengikuti ujian IELTS (International English Language Testing System).
