Pada sisi visual, tergabung dalam rentetan fitur AI Picture Pro, kecerdasan buatan dalam prosesor ini memberi perhatian lebih dalam detail tiap gambar tertayang. Bila pada generasi sebelumnya lebih menekankan perhatian pada bagian wajah dan keseluruhan tubuh objek dalam tayangan, peningkatan kemampuan ini membuatnya juga memberi perhatian detail pada efek dari gambar di sekitar objek seperti gambar latar. “Hasilnya, gambar tertayang dalam nuansa menyerupai tiga dimensi,” imbuh Hoony Bae.
Tak cuma itu, kerja prosesor pintar ini membuat TV OLED evo LG terbaru memiliki fitur Dynamic Tone-mapping Pro Algorithm. Hal ini membuatnya mampu memproses 5.000 titik area pada layar secara individual untuk melakukan peningkatan detail reproduksi gambar.
Sementara dari kemampuan memperdengarkan suara, processor tak kalah digdaya. Dengan fitur AI Sound Pro, pelantang suara terintegrasi pada TV mampu melakukan penyesuaian pintar yang membuat TV dapat memperdengarkan suara dalam nu-ansa 7.1.2 surround.
Melengkapi seluruh digdayanya kemampuan seri OLED TV terbarunya ini, LG juga berkolaborasi dengan teknologi Dolby Vision IQ. Sebagai teknologi inovatif terkini Dolby, keberadaannya memberikan gambar lebih hidup dengan dimensi kedalaman dan tekstur lebih baik.
