Ipol.idIpol.id
Aa
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Reading: Peran Penting Literasi Digital Dorong Sektor Ekonomi Indonesia
Share
Ipol.idIpol.id
Aa
Cari berita disini...
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Follow US
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Ipol.id > Ekonomi > Peran Penting Literasi Digital Dorong Sektor Ekonomi Indonesia
EkonomiHeadline

Peran Penting Literasi Digital Dorong Sektor Ekonomi Indonesia

Farih
Farih Published 07 Apr 2022, 09:15
Share
3 Min Read
Anggota Komisi 1 DPR RI Alimin Abdulla
Anggota Komisi 1 DPR RI, Alimin Abdullah, dalam Webinar bertajuk "Ngobrol Bareng Legislator : Literasi Digital sebagai Penguatan Ekonomi Masyarakat", Rabu (6/6). Foto: Ist
SHARE

IPOL.ID – Literasi digital berperan penting dalam menciptakan Sumber Daya Manusia (SDM). SDM yang mampu menggunakan internet untuk mendorong produktivitas dan inovasi, terutama disektor ekonomi digital.

Hal itu dikatakan oleh Anggota Komisi 1 DPR RI, Alimin Abdullah bahwa sektor ekonomi digital berpotensi besar menjadi faktor pendorong ekonomi utama Indonesia di masa pandemi. Ekonomi digital mampu membuat perubahan pada kegiatan ekonomi masyarakat dan bisnis.

Awalnya manual, sambungnya, menjadi serba otomatis. Sehingga, setiap kegiatan sehari-hari dan bisnis bisa dilakukan dengan mudah dan juga cepat.

“Sebelum adanya ekonomi digital, diperlukan biaya juga waktu lebih banyak untuk bisa membangun toko fisik. Tapi sekarang, bisnis-bisnis mulai dijalankan di lapak marketplace gratis atau membuka website toko online saja,” papar wakil rakyat asal Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) dalam Webinar bertajuk “Ngobrol Bareng Legislator : Literasi Digital sebagai Penguatan Ekonomi Masyarakat”, Rabu (6/6). 

Alimin menjelaskan, sama halnya dengan proses pembayaran di dalamnya yang turut mengalami perubahan. Jika sebelumnya pembayaran harus dilakukan dengan uang tunai di toko fisik, saat ini telah menggunakan e-wallet. 

“Sehingga mempermudah siapa saja dalam melakukan pembayaran online, kapan pun dan dimanapun pelanggan inginkan,” katanya. 

Dengan demikian, digital dapat dimanfaatkan oleh masyarakat dalam segala aspek bidangnya. Dapat menolong serta memajukan ekonomi masyarakat. 

Yusran Isnaini selaku Praktisi Literasi Digital menyatakan bahwa daya saing digital di Indonesia masih rendah. Salah satunya disebabkan oleh rendahnya literasi digital. Kondisi tersebut membuat Indonesia rentan terhadap ancaman penyebaran hoaks, ujaran kebencian, radikalisme, pornografi yang tersebar di dunia maya, cyber bullying dan lain-lain.

“Kurangnya literasi digital menjadikan internet masih dianggap sebagai sekadar sarana komunikasi. Pemanfaatan yang dominan adalah media sosial (87%), hiburan (62%), dan berita atau informasi (70%). Internet belum digunakan sebagai sarana memperluas kesempatan dan meningkatkan ekonomi warga, misalnya memperluas peluang usaha,” paparnya. 

Menurutnya, literasi digital diperlukan agar ketersediaan internet dapat dimanfaatkan oleh semua warga, mengakses peluang ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan warga masyarakat. Meski jaringan internet tersedia, disadari dia belum memberikan kesempatan sama bagi semua pihak.

“Penguatan literasi digital ini menjadi sangat penting, karena berbanding lurus dengan pemanfaatannya. Terlebih berdasarkan laporan We Are Social berjudul Digital 2021, jumlah pengguna internet di Indonesia meningkat dari hanya 72,7 juta orang pada 2015 menjadi menjadi 202,6 juta orang 2021. Diketahui menurut data Kemendagri tanggal 30 Desember 2022, jumlah penduduk Indonesia adalah 273.879.750 jiwa,” ulasnya. 

Sementara itu, Dirjen Aptika Kemenkominfo, Samuel Abrijani Pangerapan menyatakan bahwa Kementerian Kominfo hadir untuk menjadi garda terdepan dalam memimpin upaya percepatan transformasi digital Indonesia. Dalam hal ini, Kemenkominfo memiliki  peran sebagai regulator, fasilitator, dan ekselerator di bidang digital Indonesia. 

“Berbagai pelatihan literasi digital yang kami berikan berbasis empat pilar utama, yaitu kecakapan digital, budaya digital, etika digital, dan pemahaman digital. Hingga tahun 2021 tahun program literasi digital ini telah berhasil menjangkau lebih dari 12 juta masyarakat Indonesia,” ungkapnya. (ibl/msb)

GN

Follow Akun Google News Ipol.id

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami
TAGGED: Literasi, literasi digital
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram Copy Link
Previous Article Karim Benzema. FotoGetty Images Top Skor Liga Champions, Benzema Ancam Posisi Lewandowski
Next Article Luqman Hakim. Usai Presiden Tegur Menteri, PKB: Semoga Wacana Jokowi 3 Periode Terkubur

TERPOPULER

TERPOPULER
a1712646a074cbf559a297cd57a00041
HeadlineOlahraga

Duel Inter Milan vs Como di Leg 2 Semifinal Coppa Italia Dinihari, ini Prediksi Statistik dan Head to Head

Politik
PKS DKI Ajukan Pergantian Khoirudin dari Posisi Ketua DPRD
21 Apr 2026, 13:55
Headline
Anggaran IT Rp1,2 Triliun Jadi Sorotan, Kepala BGN Beri Penjelasan
21 Apr 2026, 14:45
Hukum
KPK Panggil Komisaris Mataram Inti Konstruksi dan Cakra Semesta Dalami Korupsi Proyek Jalur Kereta Api
21 Apr 2026, 17:13
Telkom
Dari Kesetaraan Menuju Dampak, Telkom Dorong Perempuan Ambil Peran di Garis Depan Kepemimpinan
21 Apr 2026, 14:11
Ipol.idIpol.id
Follow US

IPOL.ID telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor 1084/DP-Verifikasi/K/IV/2023
https://dewanpers.or.id/data/perusahaanpers

Copyright © IPOL.ID. All Rights Reserved.

  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Logo Ipol.id Logo Ipol.id
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?