Antonio Rudiger mencetak gol kedua Chelsea lewat sundulan kepala pada menit ke-51. Agregat pun menjadi imbang 3-3.
Sepuluh menit berselang, Chelsea mampu mencetak gol ketiganya di pertandingan ini melalui sepakan Marcos Alonso. Namun VAR menganulirnya karena terjadi pelanggaran handball.
Chelsea akhirnya benar-benar mencetak gol ketiga pada menit ke-75. Aksi individu Timo Werner mengacak-ngacak pertahanan Madrid sebelum melepaskan tembakan akurat ke pojok gawang.
Namun Madrid tak mau menyerah begitu saja. Rodrygo yang tampil sebagai pengganti memperkecil kedudukan menjadi 1-3 pada menit ke-80 memanfaatkan umpan Luka Modric.
Skor 3-1 untuk keunggulan Chelsea bertahan hingga babak kedua berakhir. Dengan agregat 4-4, laga harus dilanjutkan ke perpanjangan waktu.
Chelsea tetap mendominasi permainan di perpanjangan waktu. Sementara Madrid lebih mengandalkan serangan balik.
Sial bagi Chelsea, Madrid mampu mencuri gol hanya enam menit setelah perpanjangan waktu dimulai. Sebuah umpan matang Vinicius Junior diselesaikan Karim Benzema dengan sundulan kepala.

