“Itu bukan jembatan tapi crosingan saluran/drainase dan tidak ada relingnya (bagian jembatan). Crosingan saluran ini sudah ada dari dulu dan dibangun oleh Developer/pengembang Perumahan Puri Pamulang. Kemungkinan abutment gorong-gorong tergerus aliran air pada saat banjir,” tandasnya.
Saat ini, Robby mengaku lalu lintas di daerah tersebut masih berjalan normal. Pasalnya, di titik tersebut Dinas Pekerjaan Umum (DSDABMBK) sudah membangun jembatan di sampingnya pada tahun anggaran 2021 lalu.
“Untuk konstruksi eksisting crossing saluran air itu panjangnya 3 meter, lebar 7 meter dan lantai beton konvensional tebal 20 cm serta abutmen pasangan batu. Konstruksi diubah dengan penanganan menggunakan box culvert,” tandasnya.
Sementara Ketua RW 009 Puri Pamulang, Syahrudin membenarkan amblasnya crossing saluran di RT 002/RW 009 Puri Pamulang yang dulu dibangun pengembang perumahan. Menurutnya, kejadian ini tidak mengganggu aktifitas warga dan tim dari Pemkot Tangsel juga saat ini sedang melakukan pengangkatan material saluran air yang amblas .
