Melibatkan ratusan petani yang tergabung sejak awal Juli 2021, Sharp Mapan telah menghasilkan lebih dari 85 ton beras di lahan seluas 20 hektar. Pada program pendampingan ini Sharp menyediakan kebutuhan permodalan dan juga operasional petani, pelatihan penggunaan alat pertanian terkini, penyediaan bibit unggul hingga pupuk yang ramah terhadap lingkungan. Hasilnya, kualitas beras Sharp Mapan setara dengan beras organik atau beras sehat, sehingga meningkatkan harga jual hasil panen.
Keberhasilan program di tahap pertama, mampu menarik perhatian para petani sekitar untuk ikut bergabung dan mengikuti pendampingan di tahap dua ini. Kepala Bidang Pra Sarana dan Sarana Dinas Pertanian Kabupaten Karawang , Usmaniah, menyampaikan apresiasinya saat pembukaan acara.
“Kami sangat berterima kasih atas kepedulian PT Sharp Electronics Indonesia dengan membantu para petani kami. Kami harap program Sharp Mapan dapat menjadi contoh dan dapat diikuti oleh petani lainnya di sekitar Karawang,” ujarnya.
Pada pelaksanaannya, Sharp Indonesia menggandeng yayasan nirlaba Aksi Cepat Tanggap (ACT) selaku fasilitator di lapangan yang didukung oleh Dinas Pertanian Kabupaten Karawang dan Unit Teknis Pelaksanaan Daerah (UPTD) Karawang Timur. Kerja sama dinamis ini menjadi kunci keberhasilan dalam pelaksanaan program yang sudah berjalan selama sepuluh bulan.
