“Bapak Claudio menampar bagian kepala karyawan kami sebanyak 3 kali dan setelah itu karyawan kami pergi untuk memangil manager. Ketika ditanyakan oleh karyawan kami dan membawa manager untuk dimintakan klarifikasi, Bapak Claudio justru kembali memukul karyawan kami hingga pingsan,” kata Direktur Basque Jakarta, Harriman.
Selain memukul, Claudio juga disebutkan melakukan perbuatan provokatif, yang memancing emosi karyawan lainnya, yang saat itu berupaya melerai, bahkan meminta Claudio meninggalkan Basque untuk menghindari kekisruhan lebih lanjut.
“Setelah memukul karyawan kami sampai pingsan, Bapak Claudio menolak dilerai bahkan cenderung melakukan provokasi. Bapak Claudio juga meludahi karyawan kami,” sambung Harriman.
Konflik keduanya berlanjut, setelah pihak Claudio melaporkan karyawan Basque Jakarta ke pihak kepolisian, yang mengakibatkan karyawan yang bersangkutan melaporkan balik kubu Claudio Martinez.
Dalam perkembangannya, Manajemen Basque Jakarta mengaku pernah memberikan rekaman video CCTV, tujuannya untuk melakukan mediasi dan klarifikasi perihal apa sebenarnya yang terjadi. Namun pihak Basque Jakarta kecewa video tersebut dipublikasikan sepotong – sepotong, sehingga membangun persepsi orang lain yang tidak sesuai dengan fakta di lapangan.
