Sementara video dan foto tersangka dengan mulut dan hidung berdarah telah beredar di media sosial. Anbalagan pun mengimbau masyarakat untuk menahan diri membiarkan pihak berwenang melakukan penyelidikan.
Video lain yang muncul kemudian memper;ihatkan menunjukkan pelaku meminta maaf atas tindakannya. “Minta maaf atas apa yang telah saya lakukan. Saya telah dipukuli dengan buruk. Saya tidak menyalahkan mereka, seharusnya sata tidak melakukan ini,” ujarnya.
Di video yang tersebar di internet, tersangka melontarkan hinaan terhadap Islam dan Nabi Muhammad SAW. Pelaku juga menantang organisasi muslim nonpemerintah untuk menghadapinya dengan mengeklaim dia cukup berani untuk mati.
