Merujuk berbagai penelitian bahwa, ekstrimisme itu ada hampir di seluruh agama besar di dunia, bahkan juga ada di indigenous religion atau agama-agama lokal. Oleh karena itu, terma moderasi beragama diletakkan pada ruang lingkup yang lebih luas, tidak hanya pada umat Islam, tapi juga pada agama secara keseluruhan.
“Tetapi memang menurut saya ada satu hal yang tidak boleh kita abaikan adalah kecenderungan ekstrimisme-ekstrimisme politik yang mungkin dia tidak berbasis agama, atau bahkan kemudian dalam konteks tertentu berusaha untuk mendiskreditkan agama,” tambahnya.
