Kepala PPATK lantas menyebut generasi saat ini cenderung menginginkan segala sesuatu serba instan. Ingin cepat kaya, terkenal, berinvestasi pada instrumen dengan bunga di luar nalar, tanpa perjuangan dan ketekunan. Pola pikir usaha dan dedikasi terhadap pekerjaan harus selalu ditanamkan. Salah satunya dengan cara kuliah serta mendalami tantangan kedepan yang semakin komplek. Tentu ini sekaligus menjadi tantangan dunia kampus pada umumnya.
“Belajar bisa dari buku, bangku kuliah dan wajib diberikan wawasan pengetahuan yang terus berkembang, sehingga mahasiswa tidak kaget dengan kondisi di luar sana,” ujar Ivan yang adalah peraih gelar Doktor Ilmu Hukum dari Universitas Gadjah Mada dengan predikat cum laude.

Contoh lain generasi muda salah asuh yang sudah lihai dalam melakukan KKN termasuk dalam hal pencucuian uang adalah ketika heboh beberapa waktu lalu seorang ASN muda golongan 3A di sebuah institusi pengelola keuangan negara, mampu melakukan korupsi hingga triliunan rupiah. Karenanya ia tak kaget, Transparency International menilai indeks persepsi korupsi (CPI index) Indonesia masih masuk zona merah.
