“Selesai posyandu ini, disisir lagi jangan ada posyandu di sini selesai dan selesai. Kalau perlu disisir lagi balita yang belum datang. Kita jemput bola,” tukasnya.
Dalam kesempatan itu, Kepala Puskesmas Kecamatan Cilandak, Maryati Kasiman mengatakan, tujuan pelaksanaan BIAN pada balita usia 5-59 bulan yang dilakukan serentak hari ini di DKI Jakarta dalam rangka mencapai dan mempertahankan kekebalan populasi.
“Pelaksanaan BIAN dilakukan pemerintah dalam rangka mencapai dan mempertahankan kekebalan populasi yang tinggi pada anak di Indonesia,” tambahnya.
Tujuan dari BIAN, sambung Maryati, yakni menghentikan transmisi virus campak dan rubela di semua kabupaten/kota di Indonesia pada 2023. Dan mendapatkan sertifikasi eliminasi campak dan rubela/CRS pada 2026 dari SEARO.
“Dengan imunisasi ini diharapkan dapat mengeliminasi campak dan rubela pada anak di Indonesia. Salah satunya di DKI Jakarta di Kecamatan Cilandak,” ujar Maryati.
Diketahui, 12.030 balita yang jadi target sasaran di Kecamatan Cilandak, terbagi dalam beberapa kelurahan. Yaitu, Kelurahan Cilandak Barat 3.399 anak, Cipete Selatan 1.833 anak, Gandaria Selatan 1.830 anak, Lebak Bulus 2.353 anak, dan Pondok Labu 2.615 anak.
