Sementara itu, Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Selatan, Yudi Dimyati, mengutarakan, total sasaran BIAN untuk wilayah Jakarta Selatan adalah 148,961 anak usia 9-59 bulan. Dengan target cakupan sebesar 95% atau sebesar 141,512 anak.
“Pelaksanaan BIAN yang akan dimulai di bulan Agustus 2022 ini, perlu dukungan semua pihak untuk bisa sukses berjalan lancar dan sesuai target. Karena adanya Pandemi COVID-19 mengakibatkan pelaksanaan imunisasi rutin tidak dapat berjalan optimal,” ungkapnya.
Dikatakannya, upaya penting dalam mencapai eliminasi campak-rubela/CRS, selain penguatan imunisasi rutin, adalah melaksanakan pemberian imunisasi tambahan campak-rubela sifatnya massal. Tanpa memandang status imunisasi sebelumnya bagi sasaran prioritas yang telah ditetapkan.
“Begitu juga pencapaian eradikasi polio global, dibutuhkan upaya imunisasi kejar IPV1 untuk menutup kesenjangan imunitas dan memastikan anak-anak terlindungi dari virus polio tipe 2. Indonesia juga perlu melakukan langkah serius menekan KLB PD3I yang saat ini telah mulai terjadi di masyarakat agar tidak menjadi masalah baru di tengah-tengah pandemi,” katanya. (ibl)
