” Pada satu malam itu benar-benar parah. Suami pulang kerja mau makan. Aku berikan nasi ke suami. Suami kaget dan bilang kalau nasinya basi dan bau kencing!
” Tentu saja aku panik. Bagaimana bisa basi? Aku baru saja masak nasi itu, masih panas lagi,” katanya.
Suaminya kemudian melantunkan azan di tengah-tengah rumah. Baru selesai suami azan, ada suara ikut azan yang datang dari sebuah kamar kosong yang pintunya bertutup.
Makhluk itu azan main-main sambil tertawa-tawa. Suaranya sangat menyeramkan campur ngeri. Suaminya langsung menendang pintu kamar sampai terbuka dan nyalakan lampu.
Tetapi suaminya tidak menemukan apa-apa di dalam kamar yang sejak mereka tinggal pintunya terus tertutup itu. Tapi kamar itu bau anyir campur bangkai busuk.
Meskipun mendapat gangguan demi gangguan, wanita ini dan suaminya masih bersabar dan bertahan di rumah kontrakan tersebut. Masalahnya, mereka juga belum punya uang untuk mencari rumah yang lain.
Hanya mengandalkan lantunan azan dan memasang ayat suci al-Quran, mereka berharap gangguan tersebut akan reda dengan sendirinya secara berangsur-angsur.
