Karena itu, tegas dia, dirinya memutuskan mundur dari CEO Persebaya. Harapannya, Persebaya nantinya tetap dipimpin orang Surabaya.
Keputusan mundur putra mantan Bos Jawa Pos, Dahlan Iskan, tersebut sebenarnya mendapat penolakan dari sejumlah pihak. Termasuk perwakilan Bonek yang hadir dalam konferensi pers. Tetapi keputusan Azrul untuk mundur dari Persebaya sudah bulat. (ahmad)
