“Gotong royong antar BUMN seperti ini akan mengurangi ketergantungan pada pihak eksternal dalam penguatan SDM. Dalam kaitan tersebut, apa yang jadi ekspektasi dari pemerintah untuk kita berkontribusi lebih bisa diwujudkan,” jelas Didi.
Ketua Umum FHCI Alexandra Askandar mengapresiasi sinergi antar perusahaan BUMN yang telah sukses menyelenggarakan rekrutmen bersama pada tahun 2022. Untuk itu ia melihat bahwa berbagai program yang sedang dibahas dalam FHCI akan sangat bermanfaat untuk masa depan BUMN.
“Program kerja kita yang tidak kalah penting antara lain talent mobility dan magang bersertifikat. Ini sudah ditunggu banyak banyak insan BUMN, karena memang manfaatnya akan baik. Tapi beberapa hal masih perlu kita bahas sehingga bisa maksimal nanti hasilnya,” jelas Alexandra.
Alexandra mengingatkan bahwa masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan oleh para direksi untuk memaksimalkan SDM milenial di BUMN. “Kita menyiapkan agar pada waktunya mereka menjadi pemimpin, mereka siap. Kita bersama akan mengawal berbagai program dan inisiasi dari kita atau yang mungkin dimandatkan kepada kita di FHCI,” lanjut Alexandra.
